Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
Kaishan Brand KSZJ-29/23G Diesel Screw Air Compressor
Water well drilling rig / Deep well special diesel engine
Kaishan Brand 29/23 23bar Diesel Screw Air Compressors compressor for water well drilling widly use for drilling platforms, offshore oil platforms, refineries, chemical plants, gas stationsoil tanks, tunnel, ship and other inflammable and explosive places and shipbuildingindustries use.
| Kaishan Brand KSZJ-29/23G | |
| Jenis | Kompresor Udara Ulir |
| Barang | KSZJ-29/23G |
| Rated FAD | 29 m³/min |
| Rate Pressure | 23 bar |
| Diesel type | Diesel |
| Engine Power | 288KW |
| Move type | Stationary |
| Dimensions (L*W*H) | 3500*1950*2030mm |
| Berat | 4050KG |
Foto Detail
Pengemasan & Pengiriman
Profil Perusahaan
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1: Are you factory or trade company?
A1: We are factory. And we have ourselves trading company.
Q2: What the exactly address of your factory?
A2: Our company is located in Kaixuan Road ,Economic Zone HangZhou, ZHangZhoug, China
Q3: Warranty terms of your machine?
A3: One year warranty for the machine and technical support according to your needs.
Q4: Will you provide some spare parts of the machines?
A4: Yes, of course.
Q5: What about the voltage of products? Can they be customized?
A5: Yes, of course. The voltage can be customized according to your equirement.
Q6: Which payment term can you accept?
A6: 30% T/T in advanced, 70% T/T against the B/L copy.
| Layanan Purna Jual: | 1 Tahun |
|---|---|
| Gaya Pelumasan: | Dilumasi |
| Sistem Pendingin: | Oil Cooling |
| Sumber Daya: | Mesin Diesel |
| Posisi Silinder: | Angular |
| Jenis Struktur: | Tipe Tertutup |
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
.webp)
Apa peran kompresor udara dalam pembangkitan listrik?
Kompresor udara memainkan peran penting dalam pembangkitan energi, mendukung berbagai operasi dan peralatan di dalam industri. Berikut beberapa peran utama kompresor udara dalam pembangkitan energi:
1. Pasokan Udara Pembakaran:
Kompresor udara digunakan untuk memasok udara bertekanan untuk proses pembakaran dalam pembangkit listrik. Di pembangkit listrik berbahan bakar fosil, seperti pembangkit listrik tenaga batu bara atau gas alam, udara bertekanan diperlukan untuk memberikan aliran udara yang stabil ke pembakar. Udara bertekanan membantu pembakaran bahan bakar yang efisien, meningkatkan kinerja keseluruhan dan keluaran energi pembangkit listrik.
2. Instrumentasi dan Kontrol:
Kompresor udara digunakan untuk sistem instrumentasi dan kontrol di fasilitas pembangkit listrik. Udara terkompresi digunakan untuk mengoperasikan katup kontrol pneumatik, aktuator, dan perangkat pneumatik lainnya yang mengatur aliran uap, air, dan gas di dalam pembangkit listrik. Kontrol yang andal dan presisi yang diberikan oleh udara terkompresi memastikan pengoperasian berbagai proses dan peralatan yang efisien dan aman.
3. Pendinginan dan Ventilasi:
Dalam pembangkitan energi, kompresor udara berperan dalam aplikasi pendinginan dan ventilasi. Udara terkompresi digunakan untuk menggerakkan kipas pendingin dan blower yang dioperasikan dengan udara, menyediakan aliran udara yang memadai untuk mendinginkan komponen-komponen penting seperti generator, transformator, dan elektronik daya. Udara terkompresi juga membantu menjaga ventilasi yang baik di ruang kontrol, gardu induk, dan ruang tertutup lainnya, membantu menghilangkan panas dan memastikan lingkungan kerja yang nyaman.
4. Pembersihan dan Pemeliharaan:
Kompresor udara digunakan untuk tugas pembersihan dan pemeliharaan di fasilitas pembangkit listrik. Udara bertekanan digunakan untuk meniup debu, kotoran, dan serpihan dari peralatan, mesin, dan panel listrik. Hal ini membantu menjaga kebersihan dan kinerja optimal berbagai komponen, mengurangi risiko kegagalan peralatan, dan meningkatkan keandalan secara keseluruhan.
5. Peralatan dan Perlengkapan Pneumatik:
Di pembangkit listrik, kompresor udara menyediakan udara terkompresi yang diperlukan untuk mengoperasikan peralatan dan perlengkapan pneumatik. Peralatan ini meliputi kunci pas impak, bor pneumatik, gerinda, dan peralatan sandblasting, yang digunakan untuk tugas instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan. Udara bertekanan tinggi yang dihasilkan oleh kompresor memungkinkan pengoperasian peralatan ini secara efisien dan andal, meningkatkan produktivitas dan mengurangi upaya manual.
6. Produksi Nitrogen:
Terkadang, kompresor udara digunakan dalam pembangkit listrik untuk menghasilkan nitrogen. Udara terkompresi dialirkan melalui sistem generator nitrogen, yang memisahkan nitrogen dari komponen udara lainnya, menghasilkan aliran gas nitrogen dengan kemurnian tinggi. Nitrogen umumnya digunakan dalam aplikasi pembangkit listrik, seperti sistem pembersihan, penyelimutan pada transformator, dan pendinginan generator, karena sifatnya yang inert dan kandungan kelembapannya yang rendah.
7. Sistem Pengaktifan dan Sistem Darurat:
Kompresor udara merupakan bagian integral dari sistem start-up dan darurat dalam pembangkit listrik. Udara terkompresi digunakan untuk menggerakkan starter pneumatik untuk turbin gas, memberikan putaran awal yang dibutuhkan untuk menghidupkan turbin. Dalam situasi darurat, udara terkompresi juga digunakan untuk mengaktifkan katup pemutus darurat, sistem keselamatan, dan peralatan pemadam kebakaran, memastikan pengoperasian yang aman dan perlindungan pembangkit listrik.
Secara keseluruhan, kompresor udara berkontribusi pada pengoperasian fasilitas pembangkit listrik yang efisien dan andal, mendukung proses pembakaran, sistem kontrol, pendinginan, pembersihan, dan berbagai aplikasi penting lainnya bagi industri pembangkit listrik.
.webp)
How do you troubleshoot common air compressor problems?
Troubleshooting common air compressor problems can help identify and resolve issues that may affect the performance and functionality of the compressor. Here are some steps to troubleshoot common air compressor problems:
1. No Power:
- Check the power source and ensure the compressor is properly plugged in.
- Inspect the circuit breaker or fuse box to ensure it hasn’t tripped or blown.
- Verify that the compressor’s power switch or control panel is turned on.
2. Low Air Pressure:
- Check the air pressure gauge on the compressor. If the pressure is below the desired level, the compressor might not be building up enough pressure.
- Inspect for air leaks in the system. Leaks can cause a drop in pressure. Listen for hissing sounds or use a soapy water solution to identify the location of leaks.
- Ensure the compressor’s intake filter is clean and not clogged, as this can restrict airflow and reduce pressure.
3. Excessive Noise or Vibration:
- Inspect the compressor’s mounting and foundation to ensure it is secure and stable. Loose mounts can cause excessive noise and vibration.
- Check for loose or damaged components, such as belts, pulleys, or motor mounts. Tighten or replace as necessary.
- Verify that the compressor’s cooling system, such as the fan or fins, is clean and free from obstructions. Overheating can lead to increased noise and vibration.
4. Air Leaks:
- Inspect all connections, valves, fittings, and hoses for leaks. Tighten or replace any loose or damaged components.
- Apply a soapy water solution to suspected areas and look for bubbles. Bubbles indicate air leaks.
- Consider using thread sealant or Teflon tape on threaded connections to ensure a proper seal.
5. Excessive Moisture in Compressed Air:
- Check the compressor’s drain valve and ensure it is functioning properly. Open the valve to release any accumulated moisture.
- Inspect and clean the compressor’s moisture separator or air dryer, if equipped.
- Consider installing additional filtration or drying equipment to remove moisture from the compressed air system.
6. Motor Overheating:
- Ensure the compressor’s cooling system is clean and unobstructed.
- Check the motor’s air intake vents and clean any dust or debris that may be blocking airflow.
- Verify that the compressor is not being operated in an excessively hot environment.
- Check the motor’s lubrication levels and ensure they are within the manufacturer’s recommended range.
- Consider using a thermal overload protector to prevent the motor from overheating.
If troubleshooting these common problems does not resolve the issue, it may be necessary to consult the manufacturer’s manual or seek assistance from a qualified technician. Regular maintenance, such as cleaning, lubrication, and inspection, can also help prevent common problems and ensure the optimal performance of the air compressor.
.webp)
Apa tujuan dari kompresor udara?
Kompresor udara berfungsi untuk mengubah daya, biasanya dari motor listrik atau mesin, menjadi energi potensial yang tersimpan dalam udara terkompresi. Hal ini dicapai dengan cara mengompresi dan memberi tekanan pada udara, yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Berikut penjelasan rinci tentang fungsi kompresor udara:
1. Mengoperasikan Peralatan Pneumatik: Salah satu kegunaan utama kompresor udara adalah untuk menggerakkan peralatan pneumatik. Udara bertekanan dapat digunakan untuk mengoperasikan berbagai macam peralatan, seperti kunci pas impak, pistol paku, alat penyemprot cat, mesin amplas, dan bor. Udara bertekanan memberikan gaya dan energi yang diperlukan untuk menggerakkan peralatan-peralatan ini, sehingga menjadikannya efisien dan serbaguna.
2. Menyediakan Udara Bersih dan Kering: Kompresor udara sering digunakan untuk memasok udara terkompresi yang bersih dan kering untuk berbagai proses industri. Banyak operasi manufaktur dan produksi membutuhkan sumber udara terkompresi yang andal dan bebas dari uap air, minyak, dan kontaminan lainnya. Kompresor udara yang dilengkapi dengan filter dan pengering yang sesuai dapat menghasilkan udara terkompresi berkualitas tinggi untuk aplikasi seperti instrumentasi, sistem kontrol, dan mesin pneumatik.
3. Memompa Ban dan Peralatan Olahraga: Kompresor udara umumnya digunakan untuk memompa ban, baik untuk kendaraan, sepeda, maupun peralatan olahraga. Kompresor udara menyediakan metode yang praktis dan efisien untuk mengisi ban dengan tekanan yang dibutuhkan dengan cepat. Kompresor udara juga digunakan untuk memompa bola olahraga, mainan tiup, dan barang-barang serupa lainnya.
4. Pengoperasian Sistem HVAC: Kompresor udara memainkan peran penting dalam pengoperasian sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC). Kompresor menyediakan udara terkompresi untuk mengontrol dan menggerakkan damper, katup, dan aktuator dalam sistem HVAC, sehingga memungkinkan pengaturan aliran udara dan suhu yang tepat.
5. Membantu dalam Proses Industri: Udara bertekanan dimanfaatkan dalam berbagai proses industri. Udara ini dapat digunakan untuk aplikasi peniupan udara, pembersihan dan pengeringan komponen, penggerak mesin yang dioperasikan dengan udara, dan pengendalian sistem pneumatik. Kompresor udara menyediakan sumber udara bertekanan yang andal dan efisien yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari berbagai aplikasi industri.
6. Perlengkapan Pendukung untuk Menyelam dan Sistem Pernapasan: Dalam olahraga selam dan sistem pernapasan lainnya, kompresor udara bertanggung jawab untuk mengisi tangki selam dan memasok udara yang dapat dihirup kepada penyelam. Kompresor ini dirancang untuk memenuhi standar keselamatan yang ketat dan menghasilkan udara terkompresi yang bebas dari kontaminan.
Secara keseluruhan, tujuan kompresor udara adalah untuk menyediakan sumber udara terkompresi yang serbaguna untuk menggerakkan peralatan, memasok udara bersih untuk berbagai aplikasi, memompa ban dan peralatan olahraga, mendukung proses industri, dan memfasilitasi sistem pernapasan dalam konteks tertentu.


editor by CX 2023-10-17